Apr 28


Hopper hasil modifikasi

Rancang bangun gasifier skala IKM bermula dari pengalaman rancang bangun tungku berbahan bakar briket batubara yang telah diimplementasikan pada industri Rumahan dan beberapa pesantren.

Permasalahan yang ditemui selamaimplementasimemunculkanpertanyaan “mampukah bahan bakar padat seperti briket batubara ataupun batubara menjadi bahan bakar yang praktis dan bersih”. “Praktis” di sini adalah mampu dioperasikan secara mudah, efisien, dan ramah lingkungan serta dapat digunakan sesuai dengan kebutuhan energi industri pengguna, sehingga menarik minat industri untuk beralih menggunakan bahan bakar briket batubara/batubara. Continue reading »

Apr 17


Peralatan tungku pembakar ter

Proses gasifikasi batubara dengan teknologi fixedbed menghasilkan ter.
Ter merupakan campuran senyawa hidrokarbon rantai panjang yang berfase uap pada suhu operasi gasifikasi tetapi akan mencair pada suhu kamar. Limbah ter dikategorikan sebagai limbah B3 sehingga diperlukan penanganan khusus terhadap limbah tersesuai dengan peraturan lingkungan hidup yang berlaku.

Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara berhasil mengembangkan tungku pembakar ter untuk mendegradasi ter menjadi gas buang yang dapat dibuang langsung ke udara tanpa mencemari lingkungan. Selain itu, pembakaran ter juga menghasilkan energi panas. Energi ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan uap yang diperlukan dalam proses gasifikasi. 1 liter ter dapat menghasilkan 11 kg uap. Continue reading »

Apr 17

Akuabat adalah campuran batubara halus, air, dan zat aditif membentuk suspensi kental yang homogen dan stabil selama penyimpanan, pengangkutan, dan pembakaran.

Batubara peringkat rendah sebagai bahan baku pembuatan akuabat, perlu diproses terlebih dahulu melalui proses upgraded brown coal (UBC) atau hot thermal drying (HTD). Hasil penelitian menunjukkan bahwa batubara hasil UBC dan HTD dapat menjadi bahan baku pembuatan akuabat yang cocok untuk digunakan sebagai bahan bakar boiler menggantikan minyak berat.

Continue reading »

May 28


Aktivitas pengukuran RMR di lokasi PTBA

Retakan-retakan setelah peledakan yang ditemukan di sekitar lokasi peledakan merupakan salah satu indikasi telah terjadinya kerusakan batuan. Apabila retakan-retakan tersebut berada di sekitar lereng tambang, maka berisiko terhadap kestabilan lereng tambang. Dengan demikian, kerusakan batuan akibat peledakan ini sangat penting untuk diperhatikan dan perlu dilakukan penelitian yang komprehensif untuk mengetahui dan memprediksi tebal zona kerusakan yang terjadi agar kerugian-kerugian tersebut dapat dihindari. Continue reading »

May 26


Pemasangan rangkaian power box

Kecelakaan kerja tambang yang sering terjadi pada metode tambang batubara bawah tanah, antara lain ledakan gas dan debu tambang, keruntuhan batuan atap, dan terjadinya ambrukan pada terowongan.
Penelitian ini bertujuan menghasilkan teknologi tepat guna yang dapat digunakan sebagai sistem monitoring secara terpadu kondisi tambang batubara bawah tanah. Continue reading »

May 26


Vibrating screen

Pengggunaan karbon aktif batubara di Indonesia cukup beragam. Berbagai industri secara spesifik menggunakan karbon aktif batubara, karena memiliki sifat adsorpsi yang tidak dimiliki oleh karbon aktif tempurung kelapa. Continue reading »

May 23


Tanur busur listrik DC untuk peleburan silika

Pertumbuhan ekonomi nasional Indonesia memerlukan energi listrik dalam jumlah besar. Konsumsi listrik Indonesia setiap tahunnya terus meningkat sejalan dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia sebagai negara tropis yang hanya mengalami dua musim, panas dan hujan memiliki potensi energi baru terbarukan (EBT) yang cukup besar. Matahari akan bersinar sepanjang tahun dan kondisi iklim yang dimiliki Indonesia sangat mendukung untuk pemanfaatan sumber energi berasal dari matahari atau tenaga surya dan akan menjadi potensi sumber energi listrik alternatif masa depan bagi Indonesia dengan persediaan yang tidak terbatas. Continue reading »

May 13

Kebutuhan energi listrik dari tahun ke tahun terus meningkat, untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, PT. PLN sebagai produsen listrik telah membangun pusat pembangkit tenaga listrik, di antaranya PLTD yang tercatat sebanyak 4.165 unit, tersebar di beberapa daerah di Indonesia dengan kapasitas tiap unit dari ratusan kW sampai 12 MW.

Konsumsi solar untuk PLTD tersebut mencapai 1.490.110 kL per tahun, dengan meningkatnya harga bahan bakar minyak, maka PLTD menghadapi kendala berupa kenaikan biaya produksi yang selanjutnya akan meningkatkan harga jual listrik persatuan kWh. Continue reading »

May 13

Bauksit asal Tayan, Kalimantan Barat yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi peningkatan kadar (upgrading) crude bauxite, pemrosesan tailing-nya dan pembuatan alumina hidrat serta pemanfaatan bauksit residu (red mud) untuk lumpur pengeboran.

Peningkatan kadar bauksit dilakukan dengan menggunakan rotary drum scrubber (RDS), pemrosesan tailing menggunakan hidrosiklon dan pemisah magnetik, pembuatan alumina hidrat menggunakan autoclave dan reaktor hidrolisis, dan pemanfaatan red mud untuk lumpur pengeboran menggunakan alat hidrosiklon dan pemisah magnetik. Peningkatan kadar crude bauxite ini telah dilakukan dan menghasilkan bauksit tercuci dengan kadar Al2O3 >55% dan kadar SiO2 reaktif <3%. Continue reading »

May 09

Logam emas mempunyai daya tarik tersendiri karena perannya yang berpengaruh terhadap tatanan perekonomian suatu negara. Sebagai penghasil devisa Indonesia dari sektor pertambangan endapan emas tersebar hampir di seluruh negeri ini. Sayangnya -terlepas dari besar kecilnya cadangan- pengolahan emas di negeri ini ada yang masih dilakukan secara sederhana, yaitu dengan menggunakan palong dan amalgamasi langsung. Hal ini umum terjadi pada perusahaan-perusahaan berskala menengah ke bawah termasuk para penambangan rakyat. Amalgamasi bermasalah terhadap lingkungan. Sifatnya yang beracun tidak saja berpengaruh terhadap hewan dan tumbuhan tetapi juga manusia. Meningkatnya kesadaran terhadap lingkungan yang bersih mendorong orang mencari pengolahan emas alternatif yang ramah lingkungan. Konsentrasi gaya berat sebagai salah satu metode pengolahan emas diharapkan dapat menjawab tantangan tadi. Continue reading »