May 28


Aktivitas pengukuran RMR di lokasi PTBA

Retakan-retakan setelah peledakan yang ditemukan di sekitar lokasi peledakan merupakan salah satu indikasi telah terjadinya kerusakan batuan. Apabila retakan-retakan tersebut berada di sekitar lereng tambang, maka berisiko terhadap kestabilan lereng tambang. Dengan demikian, kerusakan batuan akibat peledakan ini sangat penting untuk diperhatikan dan perlu dilakukan penelitian yang komprehensif untuk mengetahui dan memprediksi tebal zona kerusakan yang terjadi agar kerugian-kerugian tersebut dapat dihindari. Continue reading »

May 26


Pemasangan rangkaian power box

Kecelakaan kerja tambang yang sering terjadi pada metode tambang batubara bawah tanah, antara lain ledakan gas dan debu tambang, keruntuhan batuan atap, dan terjadinya ambrukan pada terowongan.
Penelitian ini bertujuan menghasilkan teknologi tepat guna yang dapat digunakan sebagai sistem monitoring secara terpadu kondisi tambang batubara bawah tanah. Continue reading »

Mar 27

Kelongsoran lereng suatu lubang bukaan tambang dapat mengganggu kelancaran kegiatan penambangan, oleh karena itu diperlukan kajian untuk mengetahui aspek geoteknik lereng tersebut dan juga kimia mineral batuan, supaya dapat diketahui cara penanggulan yang baik dan cepat. Secara keseluruhan kondisi lereng dengan factor keamanan = 2,0 cukup stabil walaupun sering terjadian jatuhan material batuan, terutam pada muka lereng yang tersusun oleh batu lempung hal ini disebabkan oleh kandungan kimia dan mineral batu lempung yang kurang resisten terhadap pelapukan. Continue reading »

Mar 25

Propinsi Kalimantan Timur merupakan salah satu daerah penghasil utama batubara di Indonesia. Beberapa tambang batubara ini berlokasi di sekitar daerah Aliran Sungai (DAS) Mahakam. Namun demikian, tidak hanya kegiatan pertambangan batubara saja, berbagai industri juga terdapat di sekitar DAS Mahakam Berbagai kegiatan ini menimbulkan tekanan terhadap sungai Mahakam, sehingga menyebabkan turunnya kualitas lingkungan. Peneilitian ini dilakukan untuk memantau  limbah hasil pertambangan batubara, sekaligus juga merupakan pelengkap dari Program Peduli Mahakam, yang merupakan kolaborasi antara Puslitbang tekMIRA dan JICA. Continue reading »

Mar 25

Evaluasi penerapan teknologi pencegahan dan penanggulangan swabakar batubara di tambang batubara bawah tanah ini mengkaji, masalah teknis penerapan evaluasi keekonomian sistem pencegahan dan penanggulangan terpadu (integrated monitoring system) swabakar batubara dengan studi kasus dilakukan di tambang bawah tanah PTBA Ombilin dan PT Fajar Bumi Sakti. Teknologi yang telah diterapkan ini merupakan suatu sistem terpadu, yang terdiri dari perangkat teknologi pemantau, teknologi prediksi, teknologi pencegahan dan pemadaman swabakar batubara. Continue reading »

Mar 25

Kestabilan lereng merupakan salah satu masalah yang penting yang harus diperhatikan karena berkaitan erat dengan masalah keselamatan dan produktivitas suatu tambang. Beberapa cara mengurangi kegagalan dalam mengontrol stabilitas tanah atau lereng antara lain dengan program monitoring untuk pencegahan atau peringatan dini terhadap longsoran yang diperkirakan akan terjadi. Banyak alat monitoring lereng yang dijual di pasaran saat ini tetapi dengan harga yang relative mahal, sehingga perlu dibuat suatu system monitoring yang relatif terjangkau dan mempunyai akurasi pengukuran presisi desuai dengan kondisi sebenarnya. Continue reading »

Mar 25

Litologi daerah penelitian terdiri dari batubara dengan sisipan batulanau, batulumpur, batupasir. Batubara Satui termasuk jenis bituminous. Dalam keadaan kering batulanau dan batulumpur sangat keras dan retak, sedangkan dalam keadaan basah, batuan tersebut sangat mudah hancur dan berubah seperti bubur. Continue reading »

Mar 25

Permasalahan utama dalam pengawasan pergerakan bantuan pada tambang bawah tanah antara lain sulitnya mengetahui lebih awal terjadinya pergerakan, adanya faktor seperti getaran peledakan, pelapukan akibat rembesan air tanah serta prediksi dari hasil analisis laboratorium yang seringkali tidak akurat dibandingkan dengan pengukuran secara langsung. Continue reading »

Mar 19

Lubang bor yang dipakai dalam jangka waktu lama biasanya akan berkurang produktifitasnya, karena adanya penyumbatan oleh material dari batuan sekitarnya (lempung, silt dan pasir) pada saringan, sehingga akan menghalangi masuknya fluida kedalam sumur, yang akan mengakibatkan penurunan debit secara gradual. Untuk itu sumur memerlukan perawatan berupa pembersihan saringan dengan disikat, water jetting atau air jeting, pembersihan reagen koagulan STTP dll. Continue reading »

Feb 18

Beberapa tambang batubara terbuka mengalami kesulitan dalam pengembangannya karena keberadaannya semakin jauh dari permukaan bumi. Keadaannya menjadi tidak ekonomis karena waste/coal ratio semakin tinggi. Masalah lain yang dihadapi adalah kestabilan lereng dan beratnya masalah air tanah. Penelitian ini dimaksudkan untuk mendukung optimalisasi penambangan batubara melalui kajian geoteknologi. Continue reading »