PEMBUATAN SISTEM MONITORING TERPUSAT UNTUK PILOT PLANT PABRIK PENGOLAHAN FELSPAR DAN KAOLIN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI AKTIFASI DALAM PEMBUATAN KARBON AKTIF
Mar 27

Kelongsoran lereng suatu lubang bukaan tambang dapat mengganggu kelancaran kegiatan penambangan, oleh karena itu diperlukan kajian untuk mengetahui aspek geoteknik lereng tersebut dan juga kimia mineral batuan, supaya dapat diketahui cara penanggulan yang baik dan cepat. Secara keseluruhan kondisi lereng dengan factor keamanan = 2,0 cukup stabil walaupun sering terjadian jatuhan material batuan, terutam pada muka lereng yang tersusun oleh batu lempung hal ini disebabkan oleh kandungan kimia dan mineral batu lempung yang kurang resisten terhadap pelapukan.

Pelongsoran lereng terjadi pada tambang batubara di kabupaten Berau, antara lain disebabkan oleh kandungan mineral di dalam batu lempung berupa anti gorit, kuarsa grafit haloysit, muskovit/eastonik, mika dan orlymanit yang mempunyai nilai pertahanan yang rendah terhadap pelapukan.

Di samping hal tersebut muka lereng yang tersususun atas batu lempung yang meski ginesanya berasal dari batuan beku plutonik harus tetap diperhatikan, sebab batuan tersebut memperlihatkan kandungan mineral kaolinit dan haloisit dalam tingkat pelapukan moderat serta mempunyai kestabilan rendah terhadap pelapukan. Dalam kondisi yang demikian itu, maka geometri lereng highwall PIT C3 tetap dipertahankan seperti kondisi yang diniali ideal saat ini.

Untuk menanggulangi kelongsoran di lokasi tersebut, dapat di ambil langkah teknis seperti pembersihan atau pengambilan material yang mudah longsor dan stabilisasi mekanis.***

Leave a Reply