PENANGGULANGAN KELONGSORAN LERENG AKIBAT PELAPUKAN LAPISAN BATU LEMPUNG PADA TAMBANG BATUBARA DI KABUPATEN BERAU KALIMANTAN TIMUR PENGOLAHAN MINERAL BESI LATERIT, POMALAA
Mar 27

Penelitian pengembangan karbon aktif ini merupakan penelitian lanjutan yang menitikberatkan pada pengamatan hasil percobaan aktifasi pada reaktor dengan kapasitas 60 kg/jam yang dilakukan di Palimanan, Cirebon. Batubara yang digunakan adalah batubara peringkat rendah.

Proses pembuatan karbon aktif diawali dengan proses karbonisasi. Pada proses tersebut terjadi penghilangan komponen-komponen yang mudah menguap dan bergabungnya sebagian senyawa-senyawa karbon membentuk suatu kristalit. Hasil dari karbonisasi yaitu karbon yang telah berpori tetapi masih tertutup oleh tar dan adanya senyawa karbon yang masih berada diluar kristalit. Proses aktivasi dilakukan dengan metode fisika dengan mengalirkan uap air bertekanan tinggi kedalam sebuah reaktor pada suhu > 800oC.

Tujuan dari penelitian ini dalah optimasi kulitas produksi dengan sistem aktifasi thermal atau fisik dalam mempersiapkan pengembangan karbon aktif dari batubara peringkat rendah pada skala pilot plant. Kabon aktif yang dihasilkan dari pengembangan teknologi aktivasi ini cendrung telah mendekati mutu karbon aktif komersial dengan bilangan iodine 296 mg/g.

One Response to “PENGEMBANGAN TEKNOLOGI AKTIFASI DALAM PEMBUATAN KARBON AKTIF”

  1. Raynold Says:

    Gimana caranya untuk pengaktifan arang tempurung kelapa menjadi karbon aktif? tungkunya seperti apa pak (gambar, dll)?

    [reply this comment]

Leave a Reply