STUDI PEMANFAATAN TEKNOLOGI PENGINDERAAN JARAK JAUH UNTUK MONITORING DAMPAK AKTIVITAS PENAMBANGAN DI KABUPATEN KOTABARU PROPINSI KALIMANTAN SELATAN PENGEMBANGAN TEKNOLOGI PRODUK BRIKET BATUBARA PALIMANAN
Apr 01

Kalsium dan fosfor merupakan unsur-unsur yang sangat penting sebagai bahan utama dalam pembuatan nutrisi pakan ternak. Salah satu sumber kalsium alternatif adalah batu gamping (mineral kapur) sedangkan sumber fosfor bisa diperoleh dari asam fosfat. Kapur dan asam fosfat dapat dibuat menjadi Ca-Hidrofosfat yang dapat dipakai sebagai bahan baku nutrisi alternatif untuk pakan ternak. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui parameter-parameter yang mempengaruhi proses sintesis Ca-Hidrofosfat pada skala laboratorium dan selanjutnya dapat dikembangkan untuk diaplikasikan pada skala yang lebih besar. Metodologi yang digunakan meliputi pengambilan dan pengujian contoh, uji coba sintesis, analisis dan evaluasi.

Pada penelitian ini dikaji jenis dan kualitas bahan baku seperti batu gamping, kapur tohor, dan kapur padam  untuk pembuatan kalsium hidrofosfat (CaHPO4) melalui proses sintesis dengan asam fosfat (H3PO4) secara stoichiometris serta mencari kondisi proses yang optimal sehingga kandungan Ca dan P dalam Ca-Hidrofosfat yang terbentuk dapat memenuhi standar SNI. Variabel yang digunakan dalam percobaan antara lain : kondisi bahan baku , pemakaian asam fosfat (stoichiometri; +10% dan -10%), dan waktu reaksi 0, 2, 4, 6, 8, 10, 20, 30 menit.

Dari hasil penelitian ini diketahui bahwa hampir semua jenis bahan baku tersebut memenuhi syarat untuk pembuatan sintesis Ca-Hidrofosfat karena kandungan CaO nya > 55% dan bahan baku kapur yang paling baik adalah  jenis kapur tohor. Kondisi proses yang paling baik yaitu dengan menggunakan bahan baku kapur tohor yang ditunjukkan oleh peak mineral monetit yang paling tinggi dengan spesifikasi percobaan sebagai berikut :  50 gram kapur tohor, 250 cc air,  54 cc asam fosfat (stoichiometri) dan pH 5 serta waktu reaksi 10 menit. Analisis kimianya menunjukkan bahwa bahan baku yang paling baik adalah kapur tohor(KT2) yang menghasilkan Ca-Hidrofosfat dengan kandungan CaO 35,1% dan P2O5 44,9 %. Dengan mengacu pada standar SNI, maka kadar tersebut telah memenuhi syarat mutu sebagai bahan baku nutrisi pakan ternak.

6 Responses to “PENELITIAN SINTESIS PEMBUATAN KALSIUM HIDROFOSFAT (CaHPO4) DARI BATU KAPUR UNTUK BAHAN BAKU NUTRISI PAKAN TERNAK”

  1. katifah Says:

    mau tau komponen yang terdapat pada batu kapu n juga cara pengolahannya

    [reply this comment]

  2. katifah Says:

    assalamu”alaikum wr. wb pagi saya bisa minta materi cara pembuatan batu kapur nya tidak?

    [reply this comment]

  3. Aisa Catering Says:

    iya nich ok banget bahasannya

    [reply this comment]

  4. harga blackberry onyx Says:

    Luar Biasa! Tips sederhana

    [reply this comment]

  5. peno Says:

    Dear..saya ada Ca2HPO4-Organik (bukan batu kapur)
    Ca : 24%, Fosfor 18%, Protein 30%
    Silahkan call 081331099601

    Sangat cocok untuk PAKAN TERNAK ORGANIK, PAKAN BURUNG, DSB

    [reply this comment]

  6. mikroskop mitra digital Says:

    Sebagai dampak Perkembangan Teknologi Informasi

    kini telah hadir Mikroskop Digital yang di kembangkan oleh Mitra Wacana Media yang di beri nama

    Mikroskop Mitra Digital

    Mikroskop Digital merupakan hasil Pengembangan Teknologi yang terintegrasi antara Teknologi Teknis dan Teknologi Software.

    Keunggulan Mikroskop Mitra Digital.

    Mikroskop Mitra Digital dilengkapi dengan kamera digital dengan resolusi s/d 5 MP tampilan gambar menjadi sangat jelas.
    Hasil obyek yang diamati dapat di simpan (save softcopy) dalam bentuk file /format gambar (jpg) maupun dalam format video (avi).
    Mikroskop Mitra Digital bisa dihubungkan dengan Komputer (PC) / Laptop (Notebook), dan media presentasi ( Infocus)
    Hasil obyek pengamatan bisa disimpan pada media penyimpanan portable seperti flashdisk maupun compact disk (cd).
    Menjadi media pembelajaran yang sangat efektif, efisien dan berkualitas.
    Meningkatkan mutu dalam proses pembelajaran dan penelitian (laboratorium).
    Memperkenalkan penerapan dan penggunaan I.T. pada siswa
    Mengurangi Miss-Conseption dalam proses belajar mengajar serta membangkitkan minat penelitian sains yang lebih mendalam.
    Memfasilitasi pembuatan database hasil penelitian yang terstruktur.
    Menambah wawasan, membiasakan penggunaan I.T dalam proses belajar mengajar.
    Sumber cahaya yang berasal dari Light Emitting Diode (LED) 20 watt mampu bersinar selama 24 jam non-stop tanpa ada efek panas.
    Harga terjangkau dengan (5) lima pilihan spesifikasi dengan garansi masing-masing selama 12 (dua belas) bulan.
    Dilengkapi dengan software untuk memudahkan pengoperasiannya.
    Kompatibel dengan Pentium IV, (minimum) Ram 512, Harddisk 20 MB WindowsXP, Windows Vista dan Windows 7, Screen resolution 1024 X 768 pixels.

    [reply this comment]

Leave a Reply