Apr 17


Peralatan tungku pembakar ter

Proses gasifikasi batubara dengan teknologi fixedbed menghasilkan ter.
Ter merupakan campuran senyawa hidrokarbon rantai panjang yang berfase uap pada suhu operasi gasifikasi tetapi akan mencair pada suhu kamar. Limbah ter dikategorikan sebagai limbah B3 sehingga diperlukan penanganan khusus terhadap limbah tersesuai dengan peraturan lingkungan hidup yang berlaku.

Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara berhasil mengembangkan tungku pembakar ter untuk mendegradasi ter menjadi gas buang yang dapat dibuang langsung ke udara tanpa mencemari lingkungan. Selain itu, pembakaran ter juga menghasilkan energi panas. Energi ini dapat dimanfaatkan untuk menghasilkan uap yang diperlukan dalam proses gasifikasi. 1 liter ter dapat menghasilkan 11 kg uap. Continue reading »

May 28


Aktivitas pengukuran RMR di lokasi PTBA

Retakan-retakan setelah peledakan yang ditemukan di sekitar lokasi peledakan merupakan salah satu indikasi telah terjadinya kerusakan batuan. Apabila retakan-retakan tersebut berada di sekitar lereng tambang, maka berisiko terhadap kestabilan lereng tambang. Dengan demikian, kerusakan batuan akibat peledakan ini sangat penting untuk diperhatikan dan perlu dilakukan penelitian yang komprehensif untuk mengetahui dan memprediksi tebal zona kerusakan yang terjadi agar kerugian-kerugian tersebut dapat dihindari. Continue reading »

May 26


Vibrating screen

Pengggunaan karbon aktif batubara di Indonesia cukup beragam. Berbagai industri secara spesifik menggunakan karbon aktif batubara, karena memiliki sifat adsorpsi yang tidak dimiliki oleh karbon aktif tempurung kelapa. Continue reading »

May 13

Kebutuhan energi listrik dari tahun ke tahun terus meningkat, untuk memenuhi kebutuhan listrik tersebut, PT. PLN sebagai produsen listrik telah membangun pusat pembangkit tenaga listrik, di antaranya PLTD yang tercatat sebanyak 4.165 unit, tersebar di beberapa daerah di Indonesia dengan kapasitas tiap unit dari ratusan kW sampai 12 MW.

Konsumsi solar untuk PLTD tersebut mencapai 1.490.110 kL per tahun, dengan meningkatnya harga bahan bakar minyak, maka PLTD menghadapi kendala berupa kenaikan biaya produksi yang selanjutnya akan meningkatkan harga jual listrik persatuan kWh. Continue reading »

Apr 08

Kokas pengecoran umumnya dibuat dari batu bara jenis coking coal. Bahan baku kokas pengecoran lainnya dapat berupa green coke atau arang kayu atau material karbon lainnya.

Pembuatan kokas pengecoran dari batubara non coking hanya akan menghasilkan kokas yang rapuh, mudah hancur sehingga tidak dapat digunakan pada proses pengecoran besi atau logam.

Indonesia memiliki cadangan batubara berlimpah sekitar 28,17 juta ton, namun tidak mempunyai cadangan coking coal. Untuk mendapatkan kokas pengecoran dari batubara Indonesia perlu modifikasi alur proses pembuatan kokas pengecoran. Modifikasi tersebut adalah melalui proses pembriketan dengan bahan pengikat yang bersifat coking substance (dapat mengokas) dan dilanjutkan rekarbonisasi. Aspal petroleum adalah salah satu bahan pengikat yang mudah diperoleh bahkan diproduksi oleh perusahaan kilang minyak di Indonesia. Continue reading »

Mar 25

Evaluasi penerapan teknologi pencegahan dan penanggulangan swabakar batubara di tambang batubara bawah tanah ini mengkaji, masalah teknis penerapan evaluasi keekonomian sistem pencegahan dan penanggulangan terpadu (integrated monitoring system) swabakar batubara dengan studi kasus dilakukan di tambang bawah tanah PTBA Ombilin dan PT Fajar Bumi Sakti. Teknologi yang telah diterapkan ini merupakan suatu sistem terpadu, yang terdiri dari perangkat teknologi pemantau, teknologi prediksi, teknologi pencegahan dan pemadaman swabakar batubara. Continue reading »

Mar 25

Litologi daerah penelitian terdiri dari batubara dengan sisipan batulanau, batulumpur, batupasir. Batubara Satui termasuk jenis bituminous. Dalam keadaan kering batulanau dan batulumpur sangat keras dan retak, sedangkan dalam keadaan basah, batuan tersebut sangat mudah hancur dan berubah seperti bubur. Continue reading »

Mar 25

Meningkatnya kebutuhan industri karbon aktif Indonesia  mengakibatkan berkurangnya pasokan bahan baku tempurung kelapa yang selama ini digunakan untuk membuat karbon aktif. Kondisi ini menyebabkan para pengusaha karbon aktif mulai menjajagi kemungkinan membuat karbon aktif dengan bahan baku alternatif. Salah satu bahan baku tersebut adalah batubara. Continue reading »

Mar 25

PLTU berbahan bakar batubara halus berkapasitas 2×50 MW, akan dibangun diareal sekitar pelabuhan paertambangan batubara PT. Bukit Baiduri Energi. Lokasi ini dipilih mengingat pada tahun 2009 PT Bukit Baiduri sudah pada tahap pasca tambang. Lokasi ini berdekatan dengan kegiatan pertambangan batubara yang ada di wilayah kabupaten Kutai Kartanegara. Continue reading »

Mar 19

Emisi gas buangan dari peningkatan konsumsi batubara akibat meningkatnya kebutuhan energi listrik akan berdampak pada kualitas udara disekitar kegiatan pembangkitlistrik. Sebagai antisipasai terhadap peningkatan emisi gas buang maka perlu pemikiran untuk melakukan pemantauan emisi dari cerobong PLTU berbahan bakar batubara yang saat ini data pemantauan emisinya masih terbatas. Pemantauan kualitas udara ini dapat membantu industri dalam pengendalian pencemaran udara. Continue reading »