May 13

Bauksit asal Tayan, Kalimantan Barat yang digunakan dalam penelitian ini, meliputi peningkatan kadar (upgrading) crude bauxite, pemrosesan tailing-nya dan pembuatan alumina hidrat serta pemanfaatan bauksit residu (red mud) untuk lumpur pengeboran.

Peningkatan kadar bauksit dilakukan dengan menggunakan rotary drum scrubber (RDS), pemrosesan tailing menggunakan hidrosiklon dan pemisah magnetik, pembuatan alumina hidrat menggunakan autoclave dan reaktor hidrolisis, dan pemanfaatan red mud untuk lumpur pengeboran menggunakan alat hidrosiklon dan pemisah magnetik. Peningkatan kadar crude bauxite ini telah dilakukan dan menghasilkan bauksit tercuci dengan kadar Al2O3 >55% dan kadar SiO2 reaktif <3%. Continue reading »

Mar 25

Studi tentang aktivasi red mud, residu pembuatan alumina dari bauksit dengan proses bayer yang akan digunakan sebagai bahan katalis pencairan batubara. Kegiatan dilakukan dengan melakukan pengolahan bauksit Tayan Kalimantan Barat dan bauksit dari pulau Kijang dengan proses bayer.

Continue reading »

Mar 17

Penelitian ini merupakan salah satu bagian dari kerja sama penelitian antara PT. ANTAM dan Puslitbang tekMIRA mengenai bauksit dan bauksit residu (red mud) yang MoU-nya telah ditandatangani pada tanggal 1 Mei 2007.

Penelitian ini dilakukan dengan meng upgrade bijih bauksit (crude bauxite) dari Kijang dan Tayan serta tailingĀ  bauksit dari Kijang, sehingga diharapkan dapat meningkatkan kapasitas produksi maupun mutu bauksit hasil pencucian (washed bauxite), disamping akan mengurangi dampak negatif dari penumpukan tailing hasil pencucian yang semakin banyak, akibat mutu bahan baku (crude bauxite) yang semakin rendah. Continue reading »