Aug 31

PERTAMBANGAN EMAS
Selasa, 31 Agustus 2010 | 03:29 WIB

Kupang, Kompas – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur menilai, tahap eksplorasi tambang emas belum merusak kawasan Taman Nasional Wanggameti. Protes sejumlah lembaga swadaya masyarakat dianggap berlebihan.

Menurut Kepala Bidang Pertambangan Dinas Pertambangan dan Energi Nusa Tenggara Timur (NTT) Gili Yoseph di Kupang, Senin (30/8), eksplorasi di Kecamatan Matawai Lapawu, Kabupaten Sumba Timur, hanya memastikan mineral yang terkandung, bukan eksploitasi. Pertambangan juga berada sekitar 1 kilometer di luar Taman Nasional Wanggameti. Continue reading »

Aug 28

Harian Kompas Sabtu, 28 Agustus 2010 | 05:36 WIB

Jakarta, Kompas – PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) tengah melaksanakan uji tuntas terkait proses tender pengadaan bahan bakar minyak atau BBM untuk lima pembangkit listrik. Ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan BBM bagi operasional pembangkit yang meningkat tahun ini.

Menurut Direktur Energi Primer PT PLN Nur Pamudji di Jakarta, Jumat (27/8), dengan adanya peningkatan konsumsi BBM tahun ini, perseroan harus meningkatkan pasokan BBM. Continue reading »

Aug 12

Aug 12

TAMBANG MIGAS
Harian Kompas Kamis, 12 Agustus 2010 | 03:38 WIB

AMBON, KOMPAS – Pemerintah Provinsi Maluku meminta agar kilang liquefied natural gas di Blok Masela, Laut Arafuru, Maluku, dibangun di darat, bukan di laut. Pembangunan kilang di darat diyakini oleh pemerintah daerah dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat Maluku.

Kepala Dinas Pertambangan Provinsi Maluku Bram Tomasoa di Ambon, Rabu (11/8), berpendapat, hadirnya kilang di darat diharapkan dapat mengurangi pengangguran karena masyarakat lokal bisa bekerja di kilang. Continue reading »

Aug 12

Harian KmpasKamis, 12 Agustus 2010 | 03:40 WIB

Gedong Tataan, Kompas – Perusahaan tambang emas PT Napal Umbar Pincung di Pesawaran, Lampung, siap memberikan ganti rugi serta bantuan pengobatan dan air bersih bagi para korban pencemaran logam berat di Desa Sinar Harapan.

”Semua warga sudah diobati. Pengobatan kami tanggung sepenuhnya. Sebagian rumah juga sudah teraliri (air bersih),” kata Syahruji, pemilik PT Napal Umbar Pincung (NUP), Rabu (11/8). Continue reading »

Aug 04

Aug 03

Aug 03

Harian Kompas Selasa, 3 Agustus 2010 | 04:21 WIB

BANJARMASIN, KOMPAS – Luas pertambangan batu bara di Kalimantan Selatan mencapai 930.292,37 hektar atau 24,79 persen dari luas provinsi yang hanya 3,753.052 juta hektar. Kondisi ini memperparah degradasi lingkungan. Apalagi, Kalimantan sudah rusak akibat penebangan liar dan eksploitasi hutan lewat hak pengusahaan hutan.

Indeks kualitas lingkungan Kalsel saat ini menduduki peringkat ke-26 dari 28 provinsi di Indonesia dengan nilai tutupan vegetasi hanya 39,24 persen dan kualitas air hanya 8,4 persen.

Kepala Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) Kalsel Rachmadi Kurdi di Banjarmasin, Senin (2/8), mengatakan, jumlah pertambangan batu bara di Kalsel saat ini 410 buah. Rinciannya, penambangan dengan izin kontrak karya (KK) enam buah, kuasa pertambangan (KP) 363, dan perjanjian karya pengusahaan pertambangan batu bara (PKP2B) 41 buah. Continue reading »

Jul 30

Jul 29

Pertambangan Rakyat
Harian Pikiran Rakyat Kamis, 29 Juli 2010

Sungai Cijolang di Kota Banjar, secara administratif merupakan batas wilayah dua provinisi yaitu antara Jawa Barat dengan Jawa Tengah. Sebelah timur sungai merupakan daerah Panulisan, Kec. Dayeuhluhur, Kab. Cilacap masuk ke Jateng, sementara seberangnya daerah Mekarharja, Kec. Purwaharja, Kota Banjar.

Kendati dipisah oleh sungai dengan lebar lebih dari 120 meter, bukan berarti tidak ada persamaan pekerjaan untuk dua penduduk di perbatasan tersebut. Sejak lama antara penduduk Panulisan dengan Mekarharja memiliki kesamaan yaitu penggali pasir dari dasar Sungai Cijolang. Mereka menyelam untuk ambil pasir dari dasar sungai, lalu diangkut dengan menggunakan perahu. Continue reading »