Nov 27

LGA Diproduksi Massal Mulai 2009

84p.jpg

Harian Kompas, Kamis, 27 November 2008 | 03:00 WIB
Buton, Kompas – Kualitas aspal Buton dari Blok Lawele di Kabupaten Buton, Sulawesi Tenggara, memenuhi standar jalan nasional dan harganya lebih murah dibandingkan dengan aspal minyak. Aspal dengan nama Lawele Granular Asphalt ini kandungan airnya rendah, stabil, dan tahan hingga 10 tahun.

”Keunggulan LGA (Lawele Granular Asphalt) yang akan diproduksi massal mulai 2009 ini memberikan harapan kebangkitan aspal Buton yang terpuruk sejak 1987,” kata Syamsul Qamar, Direktur Utama PT Sarana Karya, Rabu (26/11) di Buton.

Tambang aspal Lawele yang terletak di dekat pantai timur Pulau Buton ditemukan pada tahun 2001 dengan kandungan aspal 20-30 persen. Cadangan aspal diperkirakan mencapai 600 juta ton. Eksploitasi aspal dilakukan PT Sarana Karya bekerja sama dengan PT Timah.

Syamsul menjelaskan, kualitas aspal LGA lebih baik dibandingkan dengan aspal minyak. Dari sisi stabilitas, LGA mencapai nilai 1.500-1.800, sedangkan aspal minyak 1.000-1.200.

”Kualitas aspal LGA jauh lebih baik dibandingkan dengan Buton Granular Asphalt (BGA) dari tambang Kabungka yang stabilitasnya hanya 300. Aspal LGA juga tahan hingga 10 tahun, sedangkan aspal minyak hanya lima tahun,” ujar Syamsul.

General Manager Pabrik dan Tambang PT Sarana Karya Machmud menambahkan, harga aspal LGA juga lebih murah dibandingkan dengan aspal minyak. Ia mencontohkan, aspal minyak di Buton mencapai Rp 9.000 per kilogram, sedangkan aspal LGA hanya Rp 3.500 per kilogram. Perbedaan harga dan kualitas yang bagus meningkatkan daya saing LGA, khususnya di wilayah tengah dan timur Indonesia.

”Kontraktor jalan di Lampung yang menggunakan LGA, misalnya, dapat menghemat biaya produksi dari bahan baku Rp 50.000 per ton. Biaya konstruksi akan lebih murah di wilayah tengah dan timur Indonesia karena biaya pengiriman lebih murah,” ujarnya.

Hemat

Syamsul menambahkan, aspal LGA digunakan sebagai substitusi aspal minyak dengan rasio 50 persen hingga 60 persen. LGA berbeda dengan BGA dari tambang Kabungka yang hanya sebagai bahan penambal jalan rusak. LGA bisa menghemat pengeluaran negara karena tidak perlu lagi mengimpor aspal. LGA digunakan untuk jalan hotmix karena kualitasnya bagus.

Spesifikasi aspal LGA sudah dikeluarkan oleh Departemen Pekerjaan Umum untuk meningkatkan kepercayaan pengguna terhadap aspal Buton. LGA direkomendasikan untuk jalan di seluruh Indonesia. Beberapa jalan di Jawa, Sumatera, dan Sulawesi telah menggunakan aspal LGA dan hasilnya bagus.

”Tantangan saat ini adalah meningkatkan kepercayaan calon pemakai karena aspal Buton yang dulu kualitasnya kurang baik dan hanya dipakai untuk jalan kelas rendah,” ujar Syamsul.

Transportasi kapal untuk distribusi dari Buton ke berbagai daerah di Indonesia juga masih minim, sekali dalam satu bulan. Jika kapasitas produksi ditingkatkan untuk memenuhi setengah kebutuhan aspal nasional, kapal perlu ditambah. (ANG)

10 Responses to “Aspal Buton Lebih Murah”

  1. KHORIM MURYANTO Says:

    Kami mina penawaran harga produk Asphalt ex. buton.
    Mohon demail ke kami.

    Thanks,
    Khorim M
    08128 00 1821

    [reply this comment]

    JOKO SUTRISNO reply on April 30, 2010:

    mohon info suplier di jatim. terima kasih

    [reply this comment]

  2. yogi Says:

    bagaimana dengan kualitas aspal buton dibandingkan dengan aspal minyak? Jika memang kualitasnya tidak jauh berbeda kok dari tingkat penjualan orang masih cenderung memakai aspal minyak

    [reply this comment]

  3. eko syaiful Says:

    Saya kepingin mengetahui lebih jauh apa itu Asphalt Granular, technologinya dari mana? dan pemasarannya dimana? apakah bisa dipakai di indonesia? harganya dibanding aspahlt minyak apa lebih murah? apakah sebelumnya sdh pernah diaplikasikan? dan dimana?
    Saya baca di koran kalau PT Timah bersama PT SAKA sedang mengembangkan tipe Asphalt Granular tsb, bagaimana detail kerjasamnya dan apakah sdh dibangun pabrik disana?

    Terima kasih

    [reply this comment]

  4. ismel ikhsan Says:

    selamat siang Bapak/Ibu

    Kami anak perusahaan tambang dari india PT. Midwest mining Ind ada clien kami dari india mau trading asphalt buton. jadi kami minta spesfikasi untuk dipelajari oleh clien kami.

    -Spesfikasi Asphalt yang di produksi oleh PT. Sarana Karya
    -Transportasi dari buton ke India
    -Harga

    Demikianlah permintaan kami ini semoga Bapak/Ibu berkenan untuk merialisasikannya dan mengirimkan data tersebut diatas via email tsb diatas.

    Wasalam

    [reply this comment]

  5. rama Says:

    aku berharap aspal butom makin maju
    aku jga salut pada si pembuat blok ini karna bisa mengenalkan aspal buton ke seluru dunia

    [reply this comment]

  6. Harsono Says:

    Dalam uraian diatas disebutkan ada aspal BGA (Buton Granular Asphalt) yang kualitasnya rendah. Mohon informasinya tentang harga dan cadangan aspal jenis ini, sekarang digunakan untuk apa dan pemakaiannya berapa banyak.
    Terima kasih

    [reply this comment]

  7. bagus Says:

    mohon info nya untuk pembelian aspal buton .kemana kita harus beli di distributor atau di pabrik makasih sebelumnya

    [reply this comment]

  8. Iqbal Aji H Says:

    Permisi…
    numpang nanya.,
    kenapa y, koq aspal di daerah saya(jawa tengah bagian timur laut) setip ganti musim selalu rusak.
    apakah kualitasnya kurang bagus… trus aspal yang bagaimana yang bagus.
    Thanks

    [reply this comment]

  9. fajar Says:

    kami minta info produk asphalt buton dan supplier-nya di jakarta dan jatim.

    terima kasih
    fajar
    081932469269

    [reply this comment]

Leave a Reply