Apr 30

Harian Tribun Jabar, Rabu, 30 April 2008, 00:39:15 wib
JAKARTA, TRIBUN – Harga batubara yang terus membaik membuat sektor ini makin menggiurkan buat investor. Selain itu batubara juga tidak terpengaruh langsung dengan kondisi krisis pangan dan minyak mentah yang terjadi secara global. “Pasar batubara dalam negeri akan meningkat tajam terutama karena dibangunnya banyak PLTU batubara.Peluang ekspor ke luar negeri sangat bagus karena batubara Indonesia memiliki keunggulan komparatif dan kompetitif,” kata Ketua Umum Asosiasi Pertambangan Batubara Indonesia (APBI-ICMA) Jeffrey Mulyono dalam sebuah seminar di Jakarta, Selasa (29/4).

Peluang bisnis dan investasi batubara bisa dilihat dari sejumlah item. Misalnya dari sisi hilir terbuka peluang untuk coal supplier terkait kebutuhan PLN dan industri di Pulau Jawa. Coal exporter kendati harus bersaing dengan international coal trader, dan pabrik konversi seperti pabrik pencairan, upgrading, gasifikasi, dan briket.

 “Dari sisi armada angkutan batubara, ketersediaan kapal berbendera Indonesia tahun 2005 hanya 35 persen dan sisanya oleh kapal asing. Jadi terbuka peluang investasi di pembuatan armada,” katanya. Selain itu, untuk pengembangan infrastruktur tambang batubara juga sangat terbuka peluang untuk berinvestasi.

Jeffrey mencontohkan sejumlah infrasturktur yang harus dikembangkan adalah jalan darat Sumsel, Sumteng, Kalsel, dan Kalteng. Juga jalan sungai di Sumsel, Kalteng, dan Kalsel.

“Jalan kereta api sejumlah wilayah sangat dibutuhkan untuk kelancaran transportasi,” katanya.

Kendati menjadi primadona, ada sejumlah tantangan berat terkait batubara Indonesia. Jeffrey mencontohkan penggunaan dan harga batubara domestik rentan menghadapi pasar terbuka dan jumlah batubara yang diangkut untuk domestik makin besar setiap tahunnya. “Dan ini memerlukan infrastruktur serta armada angkutan nasional yang memadai,” katanya.

Menurutnya pertambangan batubara memiliki arti sangat penting dalam pembangunan ekonomi Indonesia. Selain sebagai salah satu sumber penerimaan pajak juga karena menjadi pasokan sumber energi primer dan bahan baku industri. Secara nasional industri tambang menyumbang kepada PDB sebesar Rp 50,6 triliun (2,8 persen).
“Di Kutai Timur misalnya menyumbang 74,7 persen dari PDRB. Ini artinya pertambangan penting bagi daerah,” katanya. Saat ini ada tiga pelaku pertambangan batubara Indonesia yakni BUMN PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero), Tbk., Perjanjian Karya Pengusahaan Pertambangan Batubara (PKP2B), dan Kuasa Pertambangan. (Persda Network/aco)

SIDE BAR:

Harga Naik

<B>KEBERHASILAN</B> industri tambang batubara di Indonesia dibuktikan oleh salah satu pelaku tambang batubara terkenal  PT Tambang Batubara Bukit Asam (Persero),Tbk. (PTBA). Harga batubara yang terus naik membuat BUMN ini berhasil membukukan pendapatan sebesar Rp 1,2 triliun di kuartal I 2008. Dalam rilis yang diterima Persda Network,  ada kenaikan sebesar Rp 28,89 persen dari pendapatannya setahun  lalu yang sebesar Rp 957,4 m. Sekretaris Perusahaan PTBA Eko Budhiwijayanto mengatakan harga jual rata-rata (tertimbang) batubara perseroan di pasar ekspor pada Januari-Maret 2008 naik siginifikan 36 persen menjadi 59,7 dolar AS per ton dari 43,8 dolar AS per ton pada periode yang sama tahun 2006.

“Sebagian besar harga jual batubara di pasar ekspor ini menggunakan harga kontrak tahun sebelumnya karena sebagian kontrak menggunakan Japanesse fiscal year yang mempunyai periode April-Maret,” katanya. Harga jual rata-rata (tertimbang) di pasar domestik juga naik sebesar 22 persen menjadi Rp 412.403 per ton. PTBA menargetkan, volume penjualan batubara tahun ini bisa mencapai 13 juta ton, naik 20% dari volume penjualan di tahun 2007.untuk merealisasikan rencananya itu, PTBA akan menyelesaikan dua proyek penting PTBA, yakni PLTU Tambang Banjarsari dan PLTU Tambang Bangko Tengah. (Persda Network/aco)

One Response to “Batubara Investasi Menggiurkan”

  1. muji anto Says:

    Executive Summary

    Penawaran untuk semua investor batu bara kami mengajak kerja sama untuk pembagian saham 60% dan 40% kp batu bara lokasi di Kutai barat .Kalimantan timur
    Luas areal 5.000 Hektar
    jarak Hauling 13 Km
    Ke sungai Mahakam
    Kalori 5.000 sampai 5800
    Boring 1 Titik
    Seam pertama 80CM
    seam ke dua 160 Cm
    Seam ke tiga 6,4 meter
    Singkapan 77 Titik Yang sudah ditemukan

    BAGI INVESTOR YANG SERIUS DAPAT MENGHUBUNGI KAMI LANGSUNG

    Hp 081347316259 owner

    PT.JAYA REDCO
    Office : Gedung KD lantai 2
    JL.PM .Noor no777 depan POM Bensin samarinda
    Kaltim E-mail jayaredco@yahoo.com

    In English

    We are looking for Partner/Investor for good coal concession in East kalimantan IndonesiCoal Concession for Cooperation
    1). Area 5000ha
    2). Located:Manor Bulatn, Kutai Barat, 6 hours from Samarinda.
    3). License standing IUP running for Exploration
    4). No of Outcrop in the area : 77
    5). Thickness : 80cm – 6.5m.
    6). Distance from Mine to Port : 13km. Available Logging road.
    7) GCV 5000 -5.800 As Received Basis
    8). Deposit ” Appox 8 – 35Mill MT.
    9). Royalty Basis : US$ 6/MT
    10). Loading mahakam River with 270ft barge
    11) Loading point MV : TelukBalikpapan,
    12). Royalty Basis US$ 6/MT
    13). Take Over 90% For Investor

    Hp 081347316259 owner

    PT.JAYA REDCO
    Office : Gedung KD lantai 2
    JL.PM .Noor no777 depan POM Bensin samarinda
    Kaltim .indonesia E-mail jayaredco@yahoo.com

    [reply this comment]

Leave a Reply