|
LITBANG KAJIAN KEBIJAKAN PERTAMBANGAN MINERAL DAN BATUBARA


Kegiatan Pertambangan Tanpa Ijin
|
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, Kelompok Kajian Kebijakan Pertambangan Mineral dan Batubara adalah melaksanakan kajian tekno-ekonomi dan regulasi di bidang pertambangan mineral dan batubara, di mana kegiatannya merupakan paduan (sinergi) dari aspek teknologi, ekonomi, sosial, dan budaya untuk meningkatkan optimalisasi, efisiensi dan efektivitas dalam pengembangan mineral dan batubara.
Sebagai unsur pendukung dalam kegiatan litbang di lingkungan Puslitbang tekMIRA, Kelompok ini diharapkan mampu memberi masukan mengenai aspek keekonomian dan kebijakan mineral dan batubara bagi Kelompok lain di Puslitbang tekMIRA. Dalam spektrum yang lebih luas, hasil kajian Kelompok ini dapat memberikan arah bagi stakeholders dalam pengusahaan mineral dan batubara, serta memberikan masukan tentang aspek kebijakan kepada Pemerintah.
Visi
Menjadi Kelompok Program Kajian Kebijakan Pertambangan Mineral dan Batubara yang mandiri, profesional, dan unggul di bidang kajian pengelolaan sumber daya, komoditi, dan pengusahaan mineral dan batubara.
Misi
Melaksanakan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan jasa-kajian tekno ekonomi mineral dan batubara yang sesuai dengan kebutuhan dunia pertambangan, bernilai dan berdaya saing tinggi.
Tugas
Melakukan penelitian, pengembangan, pengkajian, dan pelayanan jasa-kajian di bidang pengelolaan, komoditi, dan pengusahaan mineral dan batubara.
Kelompok-Kelompok
- Pengkajian Pengelolaan Sumber daya Mineral dan Batubara.
- Pengkajian Komoditi Mineral dan Batubara.
- Pengkajian Pengusahaan Mineral dan Batubara.
Kemampuan
- Melakukan pengkajian komoditas mineral dan batubara (potensi, produksi, pola distribusi, konsumsi, ekspor dan impor, harga serta pemasaran), investasi, kelayakan usaha, penataan wilayah pertambangan, penutupan tambang, dan manfaat sosial pertambangan mineral dan batubara.
- Melayani jasa teknologi pengembangan mineral dan batubara.
- Memberikan masukan kepada Pemerintah dalam pembuatan/penyusunan kebijakan.
Sumber Daya Manusia
Didukung personil dengan keahlian di bidang geologi sumber daya mineral, ekonomi mineral, statistik ekonomi, pengembangan wilayah, kelayakan usaha tambang, sosio-ekonomi, dan teknologi
informasi pertambangan.
Sarana dan Prasarana
Didukung sarana dan prasarana yang mutakhir berupa :
- Perangkat keras (unit pengelolaan data, pencetakan data/peta, dan konversi data).
- Perangkat lunak (MapInfo, ArcInfo, ER Mapper, SPSS, Geomatica, Surfer, dan Quantitative System).
Pengalaman
- Kajian Investasi Usaha Pertambangan di Kabupaten Pacitan, Bangka-Belitung, Lampung Selatan, Gunung Kidul, Trenggalek, Muara Enim, dll.
- Penataan Lahan Usaha Tambang di Kabupaten-kabupaten Jawa Bagian Selatan, Indragiri Hulu, Bungo Tebo, Muara Enim, Musi Rawas, Lampung Selatan, Lombok Timur, Sumba Besar, Bima, Barito Selatan, Kotabaru, Kapuas, Kutai Timur, Bolaang Mongondow, Maluku Tengah, Jayapura, P. Bali, dll.
- Penyusunan Database Kewilayahan di Kabupaten Lebak, Muara Enim, Bangka-Belitung, Kutai Kertanegara, & Bulungan.
- Kajian Komoditas Mineral dan Batubara Indonesia.
- Kajian Penetapan Nilai Royalti Mineral dan Batubara.
- Penetapan Nilai Bagian Pemerintah dari Produksi Batubara Kualitas Rendah di PT. Berau Coal dan PT. Arutmin Indonesia.
- Penentuan Nilai Kompensasi Terhadap Nilai Bagi Hasil dengan adanya Kegiatan PETI di wilayah PT. Arutmin Indonesia.
- Kajian Keterkaitan Usaha dengan Sosial Ekonomi Daerah di PT. Bukit Asam (Ombilin Sumsel), PT. Inco, PT. Antam (Unit Pomala, Gebe, Pongkor), PT. Semen Padang, PT. Freeport, PT. KPC, PT. Kideco Jaya Agung, PT. Arutmin Indonesia, PT. Bukit Sunur, PT. Adaro, PT. Kitadin, PT. Polowijo Gosari dan PT. Newmont NTB.
- Kajian Transformasi Struktural Pasca Pertambangan di PT. Antam (UPEC Cikotok, Pomalaa), PT. Timah, PT. Bukit Asam (Ombilin, Tanjung Enim), PT. Sarana Karya (Aspal Buton), PT. Arutmin, PT. Karimun Granite dan PT. Freeport.
- Pemetaan Masalah Pertambangan Tanpa Izin (PETI) Nasional.
Profil Investasi Usaha Pertambangan
Jasa Teknologi
- Pembuatan Database Kewilayahan Berbasis Teknologi Sistem Informasi Geografi (SIG).
- Kajian Peruntukan Lahan Usaha Tambang Dalam Tata Ruang Wilayah.
- Kajian Profil Investasi Usaha Pertambangan.
- Studi Kelayakan Pertambangan Mineral dan Batubara.
- Kajian Penutupan Tambang.
- Pengembangan Masyarakat (Community Development) disekitar Lokasi Tambang.
- Pengkajian Manfaat Sosial Pertambangan.
- Kajian Komoditas Mineral dan Batubara.
Untuk mendukung kebijakan pemanfaatan batubara di masa depan, Kelompok ini melaksanakan berbagai kajian, antara lain:
- Kajian regulasi pencairan batubara;
- Kajian pengadaan stok nasional batubara berikut kemungkinan pembentukan badan usahanya;
- Evaluasi kelayakan pengusahaan kokas, karbon aktif, dan gasifier;
- Analisis kebutuhan briket di berbagai daerah/sentra-sentra UKM;
- Studi perubahan persepsi dan perilaku masyarakat dan UKM terhadap penggunaan briket batubara;
- Evaluasi kelayakan harga batubara untuk proses pencairan batubara;
- Analisis potensi kebutuhan batubara, kokas, dan gasifier;
- Kajian keekonomian penggunaan burner batubara pada industri perkebunan.
Pada dasarnya seluruh kajian di atas didasarkan kepada tiga aspek kepentingan, yaitu pengamanan pasokan, keekonomian, dan sosial. Pada tahun 2010, kajian dari Kelompok ini diharapkan mampu menjadi “acuan” dalam bidang perbatubaraan, serta menjadi “pusat data mineral dan batubara”.
Personal Kontak :
Ir. Edwin Akhdiat Daranin, M.Sc.
E-mail : edwind@tekmira.esdm.go.id
Telp. : (022)6030483, Fax : (022) 6003373
|