NEWS FLASH
Banner
Banner
Banner
Banner
Forum Knowledge Sharing: Material Balance di Tungku Furnace dan Rotary Kiln
BERITA INTERNAL

Bandung, 25 Juli 2017

Forum knowledge sharing (FKS) kali ini merupakan lanjutan dari FKS sebelumnya yang juga diadakan oleh kelompok litbang pengolahan mineral di tekMIRA. Mengambil tema Material Balance di Tungku Furnace dan Rotary Kiln, acara ini diisi oleh narasumber seorang pengajar dari Teknik Metalurgi ITB, Dr. Zulfiadi Zulhan untuk membagikan pengalamannya.

Forum Knowledge SharingDoktor lulusan Universitas Aachen Jerman ini dalam paparannya memberikan contoh bagaimana perhitungan material balance dalam proses pemurnian logam. Dalam proses mereduksi oksida atau sulfida logam dari bijihnya untuk mendapatkan logam dengan tingkat kemurnian yang tinggi hingga mencapai 98,5%, memerlukan perhitungan material balance yang tepat untuk mengontrol proses pemurnian tersebut. “Kemampuan menghitung material balance ini sangat dibutuhkan baik untuk skala laboratorium sampai implementasi di pabrik-pabrik pengolahan mineral, dan juga menjadi salah satu dasar untuk menghitung keekonomian suatu teknologi” demikian disampaikan Zulfiadi Zulhan tentang betapa pentingnya tema ini dipahami oleh peneliti.

 

 

FKS yang diadakan di Amphyteatre tekMIRA ini dihadiri oleh sekitar 20 orang  peneliti/ perekayasa dari kelompok pengolahan mineral. Peserta terlihat sangat antusias selama acara berlangsung. Mamby Sitanggang, salah satu peserta mengatakan “senang sekali ada acara ini karena dapat me-refresh kembali ingatan tentang pengetahuan yang dulu didapat di bangku kuliah dan sekarang dipakai dalam kegiatan penelitian sehari-hari di tekMIRA”. Sementara itu Isyatun Rodliyah, koordinator FKS di kelompok litbang pengolahan mineral menyampaikan “tema ini sangat penting bagi peneliti di kelompok mineral karena merupakan pengetahuan dasar pengolahan mineral yang banyak diimplementasikan dalam industri, kami masih perlu banyak belajar sehingga kedepannya kami akan mengambil tema serupa supaya lebih mendalami materi ini”.(dc)

Share

 
Banner
Banner