NEWS FLASH
Banner
Banner
Banner
Banner
The 1st ASEAN Mineral Awards, Nay Pyi Taw-Myanmar
BERITA INTERNAL

Anggota the BOJ dari 10 negara ASEAN mendapat Sertifikat Penghargaan sebagai Anggota Juri the 1st ASEAN Mineral Awards

Pada tanggal 28-30 November 2017 di Hotel M Gallery, Nay Pyi Taw-Myanmar diselenggarakan pertemuan the 3rd Board of Judges (the 3rd BOJ) yang dilaksanakan bersamaan dengan pertemuan the 17th ASEAN Senior Officials Meeting on Minerals (the 17th ASOMM), the 10th ASOMM+3) dan the 6thASEAN Ministerial Meeting in Minerals (the 6th AMMin). Bertindak sebagai Ketua Dewan Juri the 1st ASEAN Mineral Awards ini adalah Prof. Binarko Santoso dari Indonesia, dengan 9 Anggota Dewan Juri dari seluruh anggota negara ASEAN.

ASEAN sangat berhasrat dalam menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan dalam mengembangkan sumber daya mineral dalam wilayah ASEAN, dengan memperlihatkan bahwa:

i.  Praktik-praktik pembangunan berkelanjutan dilaksanakan pada setiap tahap pengembangan mineral dengan fokus kesejahteraan sosial dan pertambangan ramah lingkungan.
ii. Seluruh kegiatan pertambangan dioperasikan secara berkelanjutan selama kegiatan dan periode pascatambang.

Promosi seluruh konsep pembangunan berkelanjutan tersebut dilakukan berdasarkan pada Strategy 2 of the ASEAN Minerals Cooperation Action Plan 2016-2025. Untuk menerapkan konsep pembangunan berkelanjutan ini, Sekretariat ASEAN yang didukung penuh oleh seluruh anggota negara ASEAN menyelenggarakan the 1st ASEAN Mineral Awards bagi perusahaan tambang mineral di lingkungan regional ASEAN yang sudah menerapkan kontribusi nyata dalam menerapkan pembangunan mineral berkelanjutan. Kontribusi ini menyangkut dampak dalam pengembangan masyarakat, implikasi dalam pemasokan mineral regional, pengembangan sumber daya mineral, produktivitas dan efisiensi sumber daya, dan penerapan kesehatan kerja dan lingkungan.

Penghargaan yang dianugerahkan terbagi dalam 3 kategori:

i.   Praktik-praktik terbaik dalam pertambangan mineral
ii.  Praktik-praktik terbaik dalam pengolahan mineral
iii. Praktik-praktik terbaik dalam distribusi mineral

Praktik-praktik terbaik dalam pengembangan mineral di ASEAN telah diterapkan oleh beberapa perusahaan tambang mineral di wilayah regional ini. Hal ini diperlihatkan oleh rangkaian produk-produk mineral dan proses pengolahannya sebagai berikut:

i.   Pertambangan laterit nikel di Filipina
ii.  Kuari batugamping di Thailand
iii. Pengolahan feronikel di Indonesia
iv. Pengolahan katode tembaga di Laos
v.  Pengolahan bijih emas di Filipina
vi. Distribusi konsentrat tembaga di Indonesia dan mineral felspar di Thailand

Praktik-praktik kategori dalam penerapan pertambangan tersebut terdokumentasi melalui serangkaian kegiatan yang meliputi hal-hal sebagai berikut:

i.   Kontribusi terhadap pemberdayaan masyarakat dalam aspek sosial dan ekonomi
ii.  Pengembangan sumber daya manusia dan kesejahteraan karyawan
iii. Manajemen kesehatan dan keselamatan
iv. Manajemen lingkungan

Rangkaian praktik pertambangan yang diterapkan dengan baik dan benar oleh suatu perusahaan pertambangan mineral merupakan bentuk pertanggungjawaban nyata dalam menerapkan pembangunan berkelanjutan mineral regional.

Berdasarkan pada bentuk pelaksanaan praktik-praktik pertambangan yang dilakukan dengan baik dan benar, berikut ini adalah para pemenang berdasarkan kategorinya sebagai berikut:

i. Best practices in mineral mining

Pemenang   : Rio Tuba Nickel Mining Corporation-Filipina

Runners-up : PT. Nusa Halmahera Minerals-Indonesia

Siam Cement (Kaeng Khoi) Co. Ltd.-Thailand

ii. Best practices in mineral processing

Pemenang   : Oceana Gold Mining Corporaion-Filipina

Runners-up : PT. Antam (Persero) Tbk.-Indonesia

MMG Lanxang Minerals Ltd.-Laos

iii. Best practices in mineral distribution

Pemenang   : PT. Amman Mineral Nusatenggara-Indonesia

Runner-up : Pipatkorn Co. Ltd.-Thailand

Penyelenggaraan the 1st ASEAN Mineral Awards yang dilaksanakan dengan baik ini telah membuktikan bahwa praktik-praktik pertambangan yang diterapkan dengan baik dan benar sudah dilaksanakan oleh perusahaan pertambangan mineral di wilayah regional ASEAN. Hal ini menunjukkan bahwa perusahaan pertambangan mineral tersebut telah berkomitmen tinggi terhadap masalah pembangunan berkelanjutan dengan tingkat kepedulian tinggi dalam menerapkan pertambangan ramah lingkungan.Chairman of the BOJ of the 1st ASEAN Mineral Awards menerima Sertifikat Penghargaan sebagai Ketua Dewan Juri dari Sekretariat ASEAN

Manfaat bagi Puslitbang tekMIRA?

Dengan menyimak secara detil hasil-hasil yang telah dicapai oleh beberapa perusahaan pertambangan Indonesia dalam meraih perolehan hadiah berdasarkan kategorinya, hal ini memperlihatkan bahwa perusahaan pertambangan mineral Indonesia sudah menerapkan praktik-praktik pertambangan dengan baik dan benar, meskipun pencapaiannya masih belum dapat diperoleh secara optimal. Untuk itu, Puslibang tekMIRA harus tetap giat dan tekun dalam melakukan kegiatan kelitbangan yang mengarah pada aspek inovatif yang bermuara pada perolehan hak kekayaan intelektual-paten, sehingga hasil teknologi inovatifnya dapat disumbangkan pada kegiatan operasional pertambangan di Indonesia yang sekaligus dapat meningkatkan perolehan anugerah the 1st ASEAN Mineral Awards di masa-masa yang akan datang (BS).

Keterangan Foto :

1. Anggota the BOJ dari 10 negara ASEAN mendapat Sertifikat Penghargaan sebagai Anggota Juri the 1st ASEAN Mineral Awards

2. Chairman of the BOJ of the 1st ASEAN Mineral Awards menerima Sertifikat Penghargaan sebagai Ketua Dewan Juri dari Sekretariat ASEAN

Share

 
Banner
Banner