PROFIL

 |
Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara, disingkat Puslitbang tekMIRA, lahir dari penggabungan Balai Penelitian Tambang dan Pengolahan Bahan Galian dengan Akademi Geologi dan Pertambangan tahun 1976. Sebelum dikenal dengan sebutan Puslitbang tekMIRA, Institusi ini bernama Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral (P3TM) sebagai perubahan dari nama Pusat Pengembangan Teknologi Mineral (PPTM). Saat ini Puslitbang tekMIRA berada di bawah Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral (Balitbang ESDM), Kementerian ESDM. Nama tekMIRA diharapkan dapat menjadi identitas atau ikon lembaga yang profesional dalam melakukan litbang dan pelayanan jasa teknologi mineral dan batubara.
Puslitbang tekMIRA mempunyai visi dan misi sebagai berikut :
Visi : menjadi Puslitbang yang MANDIRI, PROFESIONAL, dan UNGGUL dalam pemanfaatan mineral dan batubara.
Misi : melaksanakan litbang mineral dan batubara, melaksanakan fungsi decision support system dalam perumusan kebijakan pemerintah, serta memberikan pelayanan jasa teknologi.
|
Untuk mendukung manajemen dalam aspek kelitbangan dan administratif, Puslitbang tekMIRA memiliki empat kelompok fungsional kelitbangan :
- Kelompok Litbang Pengolahan dan Pemanfaatan Mineral;
- Kelompok Litbang Pengolahan dan Pemanfaatan Batubara;
- Kelompok Penerapan Teknologi Penambangan Mineral dan Batubara;
- Kelompok Kajian Kebijakan Pertambangan Mineral dan Batubara.
serta Bagian Tata Usaha, Bidang Program, Bidang Sarana Penelitian dan Pengembangan, dan Bidang Afiliasi.

Jumlah karyawan Puslitbang tekMIRA sampai 31 Desember 2009 tercatat 359 orang, terdiri atas 244 orang dengan berbagai keahlian yang berkecimpung dalam kelitbangan dan 115 orang tenaga administratif.

|