Sosialisasi SPARING bekerjasama dengan Dinas LH Kabupaten Lahat

Sosialisasi SPARING bekerjasama dengan Dinas LH Kabupaten Lahat

SPARING adalah singkatan dari Sistem Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus dan Dalam Jaringan. Pelaku usaha dan/atau kegiatan mempunyai kewajiban untuk memasang dan mengoperasikan SPARING. Kewajiban ini tercantum pada Pasal 14 Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia Nomor P.93/MENLHK/SETJEN/KUM.1/8/2018 tentang Pemantauan Kualitas Air Limbah Secara Terus Menerus Dan Dalam Jaringan Bagi Usaha Dan/Atau Kegiatan. Pada Pasal 14 tersebut menyatakan bahwa Penanggung jawab usaha dan/atau kegiatan wajib memasang SPARING paling lama 2 (dua) tahun setelah Peraturan Menteri tersebut ditetapkan yaitu 31 Agustus 2020.

Sebagai Satker BLU, Pusat Penelitian dan Pengembangan Teknologi Mineral dan Batubara (tekMIRA) sejak tahun 2019 telah mengimplementasikan sebanyak 18 unit SPARING di berbagai perusahaan pertambangan batubara yang berlokasi di Pulau Sumatra dan Kalimantan. Produk SPARING tekMIRA telah mendapat Surat Keterangan Lulus Uji Konektivitas dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang dikeluarkan oleh Direktorat Pengendalian Pencemaran Air melalui Surat Keterangan Lulus Uji Konektivitas Nomor KT.4/PPA/PPI/PKL.2/10/2021 tanggal 7 Oktober 2021.

tekMIRA bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan, menyelenggarakan acara Sosialisasi Kewajiban SPARING Dalam Lingkup Kegiatan Pertambangan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan informasi dan strategi implementasi SPARING di perusahaan penambangan minerba, sebagai bagian dari upaya pemenuhan kewajiban dan peningkatan keberhasilan pengelolaan dan perlindungan lingkungan dalam kegiatan penambangan minerba. tekMIRA diharapkan akan menjadi garda terdepan untuk memastikan kegiatan penambangan minerba yang baik dan berwawasan lingkungan.

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan pada tanggal 14 Oktober 2021 di Hotel Grand Zuri – Lahat. Hadir dalam pelaksanaan kegiatan ini perwakilan dari 18 (delapan belas) perusahaan tambang aktif yang berada di wilayah administrasi Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Acara dimulai dengan Sambutan sekaligus Pembukaan oleh Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lahat, M. Dodi Alfiansyah. Acara dilanjutkan dengan paparan SPARING dan diskusi terkait implementasi SPARING di perusahaan pertambangan minerba oleh Ir. Nendaryono Madiutomo, M.T., Ahli Perekayasa Utama, yang dipandu oleh Dr. Ir. Zulfahmi, M.T., Ahli Peneliti Madya.

Diskusi berkembang ke arah pelaksanaan teknis SPARING dalam pemenuhan kewajiban pengelolaan limbah dan sebagai bukti telah melakukan integrasi pemantauan air dengan SPARING dalam penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup. Kriteria penilaian program penilaian peringkat kinerja perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup terhadap kinerja pengelolaan lingkungan wajib sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 1 Tahun 2021 tentang Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan Dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup. Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) yang memasukan SPARING dalam kriteria PROPER Biru.

Selain itu, diharapkan, tekMIRA sebagai pembimbing teknis subsektor pertambangan minerba, dapat juga mengintegrasikan salah satu parameter penilaian perlindungan lingkungan oleh KESDM, yaitu parameter Fe. Dalam upaya pemenuhan nilai baku mutu parameter yang diwajibkan dalam SPARING kegiatan pertambangan, yaitu pH, Debit, dan TSS, Tekmira diminta pula untuk memberikan pelayanan atau bimbingan teknis terkait adjuster pH dan TSS.


Print   Email

Related Articles